11/9-wtc wrote:Arjo wrote:Yesus tidak menjadi kutuk diatas tiang salib seperti kata Paulus. Paulus salah ngerti ayat di Perjanjian Lama.
21:22 "Apabila seseorang berbuat dosa yang sepadan dengan hukuman mati, lalu ia dihukum mati, kemudian kaugantung dia pada sebuah tiang,
21:23 maka janganlah mayatnya dibiarkan semalam-malaman pada tiang itu, tetapi haruslah engkau menguburkan dia pada hari itu juga, sebab seorang yang digantung terkutuk oleh Allah; janganlah engkau menajiskan tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu."
Harusnya ayat itu dimengerti secara UTUH & TIDAK DIPENGGAL, jadi seseorang yang terkutuk oleh ALLAH adalah :
DIGANTUNG karena berbuat DOSA yang sepadan dengan HUKUMAN MATI lalu dihukum GANTUNG pada sebuah tiang.
Tetapi Paulus MEMENGGAL ayat itu,
Galatia 3:13 Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dengan jalan menjadi kutuk karena kita, sebab ada tertulis: "Terkutuklah orang yang digantung pada kayu salib!"
AYAT itu bukti kebenaran AL-QUR'AN sekaligus kesalahan PAULUS
Siapa yang BERBUAT DOSA yang sepadan dengan HUKUMAN MATI : Yesus Barabas (seorang penyamun & pembunuh)
Siapa yang TERKUTUK oleh Allah karena dihukum gantung akibat BERBUAT DOSA ? Bukan Yesus sang utusan, tapi Yesus Barabas.
Apakah Yesus sang utusan MOHON kepada ALLAH untuk dibebaskan dari usaha pembunuhan itu ? IYA !!








