logisdanurani wrote:mahawirasd wrote:logisdanurani wrote:2. hah? anda ngerti empirisme itu apa ga sih?
empirisme itu selalu terikat pada bukti2 material. Makanya saya bilang empirisme itu terikat dalam materialisme. Empirisme lupa bahwa dirinya berasumsi bahwa apa yang material itu benar-benar ada.
LOH ko' anda jadi kembali lagi ke emprisme ?? saya kan sudah nyatakan bagaiamana nasib materialisme menurut salah seornang materialist sekaligus evolusionist, anda skip dan tidak baca ???
Hahaha
Saya sudah tahu apa yang anda kemukakan semua di atas.
TETek bengek anda : atheist, agnostik, a priori, bigot.
ANDA KIRA ANDA HEBAT DENGAN MENGETAHUI ARTI2 KATA SEPELE ITU ?
hahaha
saya sudah tahu bung kenapa USSR runtuh ! saya tahu yang mau anda tekankan itu adalah dari sisi politik, glasnost dan perestoreika gorbachev dsb,dsb,dsb. Yang mau saya tekankan adalah :
KENAPA COBA, ANDA PIKIRKAN, SISTEM MEREKA (KOMUNIS) BISA GAGAL SECARA MANUSIAWI ?? APA DASAR YANG MEREKA GUNAKAN UNTUK MERANCANG SISTEM KOMUNIS ? APALAGI JIKA BUKAN ATHEISTME !
atheist dan komuns itu sesungguhnya satu ! hanya saja terasa berbeda karena propaganda (membiaskan arti dan sejarah komunisme) untuk menyebarluaskan komunisme !
Anda bandingkan dengan Amerika saja misalnya !
meskipun atheist dan agnostik adalah hal yang lumrah bagi warga US, namun dasar negara mereka tidak terlepas dari yang namanya esensi ketuhanan ! sedikit banyak serupa dengan Indonesia ini !
JADI KOMUSNISME ITU ADALAH UJUNG TANDUK DARI ATHEISTME !
APAKAH KOMUNISME MASIH EXIST SAAT INI ????
PS Apakah anda seorang yang belajar filsafat ?? saya cenderung merasakannya dalam setiap argumen anda.
JAWAB PERTANYAAN SAYA INI !
1. dan yang saya bilang dari awal adalah: itu kan menurut satu orang.
Mengapa anda begitu terpaku pada pendapat satu orang?
2. tidak ada yang merasa "hebat" disini, saya hanya mengatakan bahwa penafsiran anda tentang kata-kata tersebut terlalu sempit.
3. malah tidak. Malah menurut saya glasnots dan perestroika seharusnya membawa rusia ke sosialisme yang lebih advanced. Kehancuran rusia jauh lebih jelas terjadi karena kegagalan ekonomi.
4. waduh, coba anda baca2 deh, emangnya komunisme dibangun diatas atheisme?
atas dasar apa anda mengatakan demikian?
5. iya, dan lihatlah keadaan amerika yang political-rightnya begitu berkuasa. Itukah gambaran yang anda inginkan terjadi pada indonesia?
coba bandingkan negara2 eropa yang pajaknya lebih tinggi dan sistem jaringan sosialnya lebih baik. Sadarkah anda bahwa pajak tinggi dan sistem jaringan sosial yang baik yang bertujuan mensejahterakan rakyat adalah tujuan utama karl marx menulis bukunya?
6. bisa dibilang demikian, karena pada akhirnya semua orang pasti belajar berfilsafat, baik besar maupun kecil baik dari buku maupun dari guru-guru lainnya.
-w-
Sekali lagi saya mohon maaf akan emosi pribadi saya. Harap maklum saya terpengaruh pemberitaan Palestina.
.........................................................................
1. Lho ??, saya lebih dahulu mengatakan bahwa masih banyak pendapat dati yang lain. Pendapat dari Mr. lowentin ini hanya salah satunya. Bilang saja jika anda ingin pendapat dari yang lain. Akan seklaian saya sampaikan.
2. Saya rasa justru tafsiran anda yang terlalu sempit. Kami objektif pada setiap hal.
anda hanya berpedomankan dunia, sedangkan kami muslim berpedomankan dunia dan akhirat. Atau anda berpkir kami muslim hanya berpedomankan akhirat (yang itu pun menurut anda tidak ada ).
Nah maka siapa yang sempit mengartikan ? saya yang berpendidikan umum dan agama (dan saya sama sekali tidak melihat kontradiksi antara keduanya sehingga saya harus meninggalkan salah satunya sepert anda yang harus meniggalkan agama (katolik?) anda dahulu), atau anda yang berpendidikan hanya umum saja ? sok ah jawab atuh, dalam hati ajah kalo malu mah
3. Iya itu maksud saya. sistem sosialis komunis itu tidak dapat diterapkan secara manusiawi. Sehingga gorbachev harus merombaknya dengan glasnost and perestoreika. gicu kan ?
Nah coba pikir lagi di mananya sisitem komunis ini gagal ? padahal baugs kan (kelihatannya), sama rata sama rasa ?
4 Yah udah kalo gicu, sok atuh anda keluarkan dulu apa kata Karl Marx, kata Lenin. Sok.... dipersilahkan.....
5. Ahh, hanya perasaan anda saja. Siapa bilang bahwa negara2 Eropa menggunakan Marxisme ? jangan ngaco...
Dan maksud saya membandingkan US dengan Indonesia adalah dalam hal esensi ketuhanan dalam dasar bernegaranya. Gicu loh ! jangan diselewengkan jadi political rights ah (seperti US terapkan)... yah jelas itu perbuatan yang zalim dalam Islam.
6. EITS... kebiasaan anda deh ini. Antara menganggap hanya anda yang priori, tidak bigot, dan objektif, dan mengeneralisir orang lain supaya sesuai dengan anda (everyone is craazy with their own little ways-sekarang nambah semua orang belajar filsafat). Yah saya cuma ngasih pendapat, memang beginilah seseorang jika menggeluti dunia filsafat, sering lupa diri.
Gak ah , saya tidak belajar filsafat. Bagi saya cukuplah ajaran Islam yang menjadi philosophy saya. Kebenaran absolut dari Allah. Selain itu sangat relatif kebenarannya karena dari manusia. Anda pasti tahu kan jika filsafat pada dasarnya lahir akan pertanyaan manusia akan alam dan kehidupan ini ? namun belum cukup maju teknologi untuk membuktikannya. Sehingga bagi saya filsafat is dead. Apa pun itu, Marx, Lenin, Nietzsche, Hegel, Confusius, Tao,dsbdsb.
Dan tahukah anda sebagian orang2 pintar Islam bahkan menganggap filsafat haram untuk dipelajari ? karena bagaikan belajar sesuatu yang sia sia yang sangat relatif kebenarannya, bahkan cenderung kepada kesesatan.
Dan pertanyaan2 saya di thread dua metode pembantahan teori evolusi
P.S. kristiani setidaknya memilki konsep mengenai dunia setelah alam ini, tentang alam metafisik dan juga tentang surga dan neraka.
Sedangkan anda tidak berpegang pada konsep apa pun tentang ini. Tidak ada seorang pemikir atheist yang mempunyai konsep tentang ini. Ini yang saya katakan lancang..
Maka sekali lagi, jika seorang krisitani mengatakan "waspada" kepada saya, saya pun hanya tertawa [maaf klo sy tertawa]
BTW anda masih terpaku pada lagu lama subjektif-objektif ?
Apa serelatif itu pengertian kebenaran bagi anda ?
Apa Tuhan itu relatif dan subjektif ?




. 