to: id amor
anda komentar:
berlagak ngeles
bukannya soal membuat ayat palsu adalah ketika anda sedang berdebat tentang silsilah Yesus di al-islahonline.com, karena tak mampu memberi sanggahan ,maka mengarang ayat ?
Jawab:
Ha..........ha.....ha...
pembunuhan karakter nich ....
Selama ini terlihat anda hanya berkutat pada permasalahan yang tidak jelas............sedangkan pertanyaan atas pertanyaan tidak pernah dijawab dengan benar dan tuntas....!!!!(Atas dasar pemahaman anda terhadap Al'quran anda sendiri ).
anda komentar:
sebelumnya anda anda yang memulai dengan mengutip ayat al-qur'an tetapi anda 'merasa' tidak berkapasitas menjelaskannya, jadi dasar anda sebelumnya anda mengutip itu apa?
Jawab"
Banar sekali ..................kutipan Al'quran tersebut sebagai penekanan atas setiap point yang akan didiskusikan .........tentu saya tidak dalam kapasitas menguraikan dan menafsirkan tetapi boleh dong kalau sekedar memberikan pandangan dari ayat tersebut...........!!!!
Seharusnya kondisi tersebut anda manfaatkan untuk menjelaskan tafsir yang sebenarnya....bukan malah menghindar !!!!!
anda komentar:
jawab amor
perhatikan postingan anda!
apakah postingan anda sebelumnya berbentuk pertanyaan? atau apa yang anda harapkan pada Muhammad saw?
fakta tidak ada istri baru setelah ayat tersebut, jadi bagaimana anda bisa menilai sebuah niatan muhammad punya istri baru?
Jawab:
Sdr id-amor ........... sepertinya anda pura=pura tidak memahami pokok bahasan dan pertanyaan yang saya ajukan.....!!!
memang benar Muhammad setelah ayat tersebut keluar tidak diperbolehkan mengambil istri-istri barunya...........!!! tetapi kondisi saat itu Istri Muhammad sudah kebanyakan (Tidak sesuai dengan perkataannya sendiri yang membatasi 4 orang saja)........... Jika Muhammad konsekuen atas perkataannya maka dia harus menceraikan dan menyisakan istrinya hanya 4 orang saja (Sesuai ketentuan ) dan istri yang diceraikannya bisa saja digaulinya jika memang muhammad menghendaki.....dan hal itu bukan merupakan dosa karena ada ayat yang menyatakan
:"..............siapa-siapa yang kamu ingini untuk menggaulinya kembali dari perempuan yang telah kamu cerai, maka tidak ada dosa bagimu........".
Tapi kenyataannya kan tidak dilakukan muhammad ..................!!!!
ini yang menunjukkan muhammad sendiri masih memikirkan kepentingannya sendiri dan tidak konsekuen atas aturan yang dibuatnya.....tentu anda faham maksud saya ini !!!!!
anda komentar:
apakah kalau Muhammad saw menceraikan istrinya orang semacam tidak menuduhkan hal yang sama ?
sebagai contoh kongkrit sebelumnya anda 'memberi pengandaian seharusnya' yang dilakukan Muhammad saw tidak cari istri baru, tetapi ketika di tanggapi montir kepala bahwa ada larangan menikahi lagi..
anda menyoal soal niatan
Jawab:
Apa yang dikatakan Montir kepala memang benar ..................Muhammad tidak mencari istri baru (Karena istrinya sudah banyak mungkin ada 9 bahkan 12 orang )...............tetapi Khan sudah jelas bahwa aturannya HANYA diperbolehkan 4 orang saja ....................KENAPA Muhammad tidak menceraikan istri-istrinya tersebut dengan menyisakan 4 orang saja .......????? sebagai contoh yang baik bagi pengikutnya.............toh kalau mau menggaulinya dalam Al'quran masih diperbolehkan (Muhammad dikatakan tidak berdosa ....))))
Sulit yach pertanyaan saya ini untuk anda fahami...............?????? :clown:
Wasalam
Robert
