[Forum] [Blog]

Komik Muhammad & Hafsah

Semua jawaban tentang muhammad dari forum faithfreedom.org

Moderator: Forum Control

Postby maafkan » 2008 11 28, 6:19

Bagi neter yang masih tertarik dengan hukum budak dalam Kristen bisa baca juga di link berikut :

http://www.mail-archive.com/islamkriste ... 07287.html


tetapi mohon hati-hati, bahasa yang dipakai dalam diskusi dalam link tsb agak kasar.
User avatar
maafkan
Setengah Maniak
Setengah Maniak
 
Posts: 1025
Joined: 2007 11 01, 4:50
Location: SEKOLAH RAKYAT

ade ganjalan

Postby kagakmurtad » 2008 11 28, 11:34

mbak Ken, gue ade sedikit ganjalan nih, mohon maap kalo gue salah ngarti :

1. alasan nyang paling utame soal nabi gue ngurung diri entu sebenernye apaan sih?
2. selame Beliau ngurung diri pegimane soal sholat 5 waktu nyang kudu di-iman-i ame Beliau, termasuk sholat Jum'atnye ?

makasih sebelonnye, moon maap gue agak oon...
Istiqomah khoirumminal karomah !

Do'ain gue tetep istiqomah ye sodare-2 seiman gue ? Amin
User avatar
kagakmurtad
Suka
Suka
 
Posts: 372
Joined: 2008 04 09, 10:32
Location: no where to hide from the ONE

Postby F-22 Tamu » 2008 11 29, 9:17

tafsir Qur'an dari ahli Islam ternama Wahidi tentang turunnya Sura At-Tahrim, ayat2 1-10.

Asbab Al-Nuzul by Al-Wahidi

(O Prophet! Why bannest thou that which Allah hath made lawful for thee…) [66:1].
(Wahai, Nabi! Mengapa kau mengharamkan hal yang dihalalkan Allah bagimu…) (Qur’an 66:1)

Muhammad ibn Mansur al-Tusi informed us> 'Ali ibn 'Umar ibn Mahdi> al-Husayn ibn Isma'il al-Mahamili> 'Abd Allah ibn Shabib> Ishaq ibn Muhammad> 'Abd Allah ibn 'Umar> Abu'l-Nadr, the client of 'Umar ibn 'Abd Allah> 'Ali ibn 'Abbas> Ibn 'Abbas>
Ini keterangan rantai penyampai cerita.

'Umar who said: “The Messenger of Allah, Allah bless him and give him peace, entered the house of Hafsah along with the mother of his son, Mariyah.
‘Umar berkata, “Rasul Allah, semoga Allah memberkati dan memberimu damai, masuk ke rumah Hafsah bersama Mariyah, ibu anak lakinya.

When Hafsah found him with her [in an intimate moment], she said: 'Why did you bring her in my house? You did this to me, to the exception of all your wives, only because I am too insignificant to you'.
Ketika Hafsah mendapatkan dia (Muhammad) bersama Mariyah [dalam keadaan lagi bersetubuh], Hafsah berkata: ‘Mengapa kau membawanya masuk ke dalam rumahku? Kau melakukan ini padaku, dan tidak pada istri2mu yang lain, hanya karena aku terlalu hina bagimu.’

He said to her: 'Do not mention this to 'A'ishah; she is forbidden for me [i.e. Mariyah] if I ever touch her'.
Muhammad berkata pada Hafsa: ‘Jangan bilang hal ini pada Aisyah; karena Aisyah melarangku menyentuh Mariyah.

Hafsah said: 'How could she be forbidden for you when she is your slave girl?
Hafsah berkata: ‘Bagaimana mungkin kau tidak boleh bersetubuh dengan Mariyah jika Mariyah adalah budak seks-mu?’

He swore to her that he will not touch her and then said: 'Do not mention this incident to anyone'.
Muhammad bersumpah pada Hafsa bahwa dia tidak akan ngeseks lagi dengan Mariyah, sambil berkata: ‘Jangan bilang hal ini pada syafa2, yah.’

But she went ahead and informed 'A'ishah.
Tapi Hafsa ternyata memberitahu hal ini pada Aisyah.

The Prophet, Allah bless him and give him peace, decided not to go to his wives for a month.
Sang Nabi, Alla memberkati dan memberinya damai, mengambil keputusan untuk mencuekkan istri2nya selama sebulan.

He stayed away from them twenty nine days when Allah, glorious and exalted is He, revealed (O Prophet! Why bannest thou that which Allah hath made lawful for thee, seeking to please thy wives?)”.
Dia menjauhkan diri dari istri2nya selama 29 hari sampai Allah, yang maha mulya, mewahyukan: “Wahai, sang Nabi! Mengapa kau mengharamkan hal yang Allah halalkan bagimu, untuk menyenangkan istri2mu?”
------------

Nah, sekarang versi kedua kisah turunnya Sura At-Tahrim, masih dari tafsir Wahidi:

Abu Ibrahim Isma'il ibn Ibrahim al-Wa'iz informed us> Bishr ibn Ahmad ibn Bishr> Ja'far ibn al-Hasan al-Firyabi> Minjab ibn al-Harith> 'Ali ibn Mushir> Hisham ibn 'Urwah> his father>
Ini rantai nama2 penyampai cerita.

'A'ishah who said: “The Messenger of Allah, Allah bless him and give him peace, used to like sweet and honey. It was also his habit to go to his wives after finishing the 'Asr prayer.
‘Aisyah berkata: “Rasul Allah, Allah memberkati dan memberimu damai, suka makan gula2 dan madu. Dia juga terbiasa memberikan gula2 dan madu pada istri2nya setelah sholat Asr.

In one occasion he went to Hafsah bint 'Umar and stayed with her more than he usually did. When I found out about this, I enquired about the reason and I was told that a woman from her clan gifted her with a pot of honey which she offered to the Prophet, Allah bless him and give him peace.
Di suat saat, Muhammad mengunjungi Hafsah bint 'Umar dan bersama dengannya lebih lama dari biasanya. Ketika aku (Aisyah) mengetahui hal ini, aku menanyakan alasannya dan aku diberitahu bahwa seorang wanita dari keluarga Hafsa memberinya sebuah tempayan penuhh madu yang lalu ditawarkan Hafsa pada sang Nabi, Allah memberkati dan memberinya damai.

I said to myself: by Allah I will spoil it for him.
Aku berkata padaku: demi Allah, aku akan mengacaukan hal ini baginya. Aisyah cemburu karena Muhammad menghabiskan banyak waktu dengan Hafsa.

I said to Sawdah bint Zam'ah: 'When he comes to your apartment and draws closer to you, say: O Messenger of Allah, did you eat Maghafir?' When he says: 'Hafsah fed me some honey', say: 'The bees which produced it must have eaten the 'Urfut'.
Aku berkata pada Sawdah bint Zam'ah: ‘Ketika Muhammad datang ke tempat tinggalmu dan dekat padamu, katakan ini padanya: ‘Rasul Allah, apakah kau makan Maghafir?’
Jika dia berkata: ‘Hafsah memberiku madu’, katakan padanya: ‘Tentunya lebah yang menghasilkan madu ini telah maka ‘Urfut.’


Kedua sumber cerita berasal dari buku2 Islam, tapi karena ada ayat2 keras ancaman2 cerai dan janji Allah bahwa Muhammad bakal dapat istri2 yang lebih taat, ancaman masuk neraka bagi istri2 yang tidak taat pada suaminya, pisah ranjang selama seminggu, ngeseks dengan budak si Mariyah di saat giliran ngeseks dengan Hafsa, maka yang lebih masuk akal tentunya adalah kisah yang pertama dibandingkan kisah yang kedua. Madu tidak akan mengakibatkan perceraian dan percekcokan sehebat itu. Tapi ngeseks dengan babu istri sampai hamil tentunya bisa mengakibatkan kemarahan istri2 dan percekcokan yang lebih hebat.
Yesus membangkitkan orang mati.
Muhammad mematikan orang hidup.
F-22 Tamu
Suka
Suka
 
Posts: 230
Joined: 2008 09 02, 8:59

Postby doni » 2008 11 29, 9:35

Asbabun Nuzul qs 66: 1- 4

- Hai Nabi, mengapakah engkau mengharamkan sesuatu yang dihalalkan Allah bagimu, karena menuntut keridlaan istri-istrimu? Allah Pengampun lagi Penyayang.
- Sesungguhnya Allah telah mewajibkan bagimu menghalalkan sumpahmu (melepaskannya dengan membayar kaffarat sumpah), dan Allah Walimu dan Dia Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
- (Ingatlah) Ketika Nabi merahasiakan suatu berita kepada setengah istri-istrinya (Hafshah). Maka tatkala istrinya itu mengkabarkannya (membuka rahasia itu kepada madunya Aisyah) dan Allah memberi-tahukan yang demikian itu kepada Nabi, lalu Nabi menerangkan sebagiannya kepada istrinya itu (Hafshah) dan meninggalkan sebagian yang lain. Tatkala Nabi mengkabarkan demikian kepadanya (Hafshah), ia berkata: Yang mengkabarkan kepadaku ialah (Allah) Yang Maha Mengetahui lagi Maha amat Mengetahui.
- Kalau kamu berdua (hai Hafshah dan Aisyah) taubat kepada Allah maka sesungguhnya telah miring hatimu (maka taubatmu diterima). Jika kamu bertolong-tolongan (menentang) Nabi, maka sesungguhnya Allah menolongnya, serta Jibril dan orang-orang mukmin yang shalih; sedang malaikat-malaikat sesudah itu monolong pula. (Juz 28, Qs At-Tahrim [66]: 1 - 4)

Dikemukakan oleh Al Hakim dan An Nasaâ dengan sanad shahih yang bersumber dari Anas, bahwa dahulu Rasulullah saw pernah mempunyai budak perempuan yang digaulinya. Karena Hahshah selalu merongrongnya, lalu beliau mengharamkan budak perempuannya itu bagi dirinnya. Maka Allah menurunkan ayat Yaa Ayyuhannabiyyu Lima Tuharrimu Maa Ahallallahu Lakaâ sampai akhir ayatâ. (Qs 66: 1), sebagai teguran terhadap sikap Rasulullah saw yang mengharamkan sesuatu yang telah dihalalkan oleh Allah hanya karena tuntutan istrinya.

Sedangkan Adl-Dliyaâ di dalam kitab Al Mukhtarahâ dari hadits Ibnu Umar yang bersumber dari Umar, berkata: Rasulullah saw bersabda kepada Hahshah: Janganlah kamu kabarkan kepada seorangpun, bahwa Umma Ibrahim (Mariyah al Qibthiyyah) saya haramkan bagikuâ Mulai itu beliau tidak mendekatinya, hingga Hafshah mengkabarkannya kepada Aisyah. Maka Allah menurunkan ayat Qad Fardlallaahu Lakum Tahillata Aimaanikumâ (Qs 66:2) berkenaan dengan peristiwa itu, sebagai petunjuk jalan keluar atas sumpah yang telah beliau ucapkan.

Dikemukakan oleh Al Bazzar dengan sanad Shahihi yang bersumber dari Ibni Abbas dengan sanad shahih yang bersumber dari Ibni Abbas yang berkata: bahwa turunnya ayat-ayat itu (Qs 66: 1-4) berkenaan dengan tawanan perempuan Rasulullah saw (Mariyah Al Qibthiyyah) yang telah mengharamkan diri untuk menyentuhnya.

Dikemukakan oleh Ath Thabarani dengan sanad shahih yang bersumber dari Ibni Abbas yang berkata: Bahwa Rasulullah saw pernah minum air madu di rumah Saudah, lalu beliau pergi ke rumah Aisyah, maka berkatalah Aisyah: Sesungguhnya saya mencium bau yang tidak sedap. Kemudian beliau pergi menuju rumah Hahshah, maka Hahshah pun berkata seperti itu. Rasulullah saw bersabda: barangkali berasa dari minuman yang telah saya minum di rumah Saudah. Demi Allah, saya tidak akan meminumnya lagi. Maka turunlah ayat Yaa Ayyuhannabiyyu Lima Tuharrimu Maa Ahallallahu Laka (qs 66:1) dia berkata: Ketika saya punya aiar madu putih yang kusimpan di dalam suatu wadah, Nabi saw mencicipinya karena memang beliau amat suka.Aisyah berkata kepada beliau: Rupanya madu yang engkau minum itu berasal dari kumbang yang mengisap Afrath (buah-buahan yang berbau busuk yang tidak disukai belaiu) Setelah itu Nabi saw mengharamkan madu putih bagi dirinya. Maka turunlah ayat ini (Qs 66: 1) berkenaan dengan peristiwa itu, sebagai teguran terhadap Nabi saw yang mengharamkan sesuatu yang telah dihalalkan oleh Allah SWT.

Penjelasan lebih lanjut, dari buku-buku yang menceritakan tentang Kerasulan Muhammad saw, kita bisa melihat bahwa Rasulullah saw adalah suami yang bresikap sangat luar biasa pada istri-istrinya. Beliau selalu berusaha untuk bersikap adil dan lemah lembut serta santun pada semua istri-istrinya. Beliau saw juga selalu berusaha untuk membantu beban pekerjaan istri-istrinya dan tidak ingin melihat istri-istrinya bersedih. Hanya saja, sebagaimana seperti wanita pada umumnya, istri-istri beliau dihinggapi pula dengan perasaan cemburu antara satu sama lain dan ini kerap kali menimbulkan friksi di antara mereka. Puncaknya adalah ketika terjadi kubu-kubu dalam kerja sama para istri tersebut untuk menyusahkan beliau karena perasaan cemburu tersebut. Baik pada peristiwa madu putih maupun peristiwa Mariyah. Pada peristiwa Mariyah, karena tidak tahu lagi bagaimana cara yang baik guna meladeni ulah para istri Rasulullah tersebut yang sudah sangat berlebihan ini, maka Rasulullah pun mengucilkan diri dari mereka semua selama satu bulan lamanya. Pada masa pengucilan tersebut, barulah para istri beliau sadar betapa selama ini Rasulullah telah berusaha untuk menjadi suami yang sempurna bagi mereka tapi karena mereka semua termakan oleh nafsu cemburu maka mereka bertingkah berlebihan. Penyesalan ini akhirnya menyebabkan mereka semua sadar dan kembali bertekad untuk menjadi istri Rasulullah yang baik sekaligus Ummul Mukminin.

Dengan demikian tidak ada sama sekali kisah perselingkuhan dan rasanya tidak mungkin terjadi. Coba lihat ayat 3 surat tersebut dimana Rasulullah memberitahu Hahshah siapa yang memberitahu Beliau rahasia yang Hahshah bicarakan dengan Aisyah. Artinya, beliau saw sangat tahu dan selalu sadar bahwa Allah adalah Dzat yang amat Maha Mengetahui. Padahal sebuah perselingkuhan itu bisa dipastikan terjadi dalam keadaan diam-diam dan rahasia. Kenapa diam-diam dan rahasia karena si pelaku tahu bahwa itu sebuah perilaku yang haram hukumnya di mata Allah dan tak layak di hadapan manusia. Sedangkan yang Rasulullah lakukan adalah sesuatu yang halal, adapun kemudian untuk menyenangkan hati istrinya, guna menggembirakan hati istrinya, Rasulullah rela melarang dirinya untuk menjauhi sesuatu yang sebenarnya boleh dilakukan (halal) seperti menjauhi Mariyah dan tidak meminum madu. Ini tentu saja ditegur oleh Allah karena bisa jadi apa yang Nabi lakukan ini kelak akan diikuti oleh ummatnya kelak padahal sesuatu yang halal itu akan tetap halal dan tidak boleh diharamkan. Wallahua’lam

Pertanyaan terakhir, tentang apakah baik sering berdiskusi/berdebat dengan umat agama lain walaupun sebetulnya tdk akan pernah mendapatkan titik temu, tapi paling tidak ada ilmu baru yg kita dapat. Jawabnya boleh-boleh saja tapi dengan satu syarat. Hendaklah ketika berdiskusi itu kita dalam keadaan sudah berilmu.
Mengapa? Karena adakalanya mereka yang berasal dari umat agama lain itu, sengaja mempelajari ilmu agama kita dengan mengambil bahagian-bahagian yang sesuai dengan pendapat mereka saja untuk didiskusikan. Artinya mereka sudah punya pendapat dahulu lalu mengambil cuplikan ajaran Islam untuk membenarkan pendapat mereka dengan cara mengambil sebagian dan meninggalkan sebagian. Cuplikan adopsi ajaran islam itu mereka kuasai sebagian kecil saja, selebihnnya adalah argumentasi-argumentasi yang ditujukan untuk membentuk sebuah opini yang bisa jadi menyesatkan pendengarnya. Baik itu dengan cara pembunuhan karakter tertentu (seperti menyerang kasus poligami yang dibolehkan dalam islam dengan maksud untuk mengatakan bahwa laki-laki Islam adalah laki-laki yang tidak bisa menghargai istrinya/wanita), pembunuhan institusi/kelompok tertentu (seperti yang terjadi pada kelompok Islam fundamentalis atau bisa ukhti lihat pada propaganda Amerika dan Yahudi untuk membenci jilbab dan tindakan jihad fisabilillah), atau menciptakan Islamofhobia (menciptakan rasa takut pada ajaran dan penerapan ajaran Islam) dengan memutar balikkan fakta tentang Islam.

Jika ditanyakan lagi mengapa hal di atas mereka lakukan: jawabannya ada di Al Quran. Silahkan lihat Qs 6: 4 – 7; Qs 15: 6-8; dll. Islam menganjurkan ummatnya untuk berhati-hati dengan sifat orang-orang ahli kitab, yaitu orang Yahudi dan Nasrani (lihat qs 2: 120-121). Islam adalah agama yang membawa rahmat; menyeru manusia pun dengan cara yang baik; dilarang memaki sembahan orang yang beragama lain; jika sampai berdebat maka juga harus dengan cara yang baik pula (lihat qs 6: 108; 16: 125 dan 29: 46).

â€
doni
Setengah Maniak
Setengah Maniak
 
Posts: 1407
Joined: 2007 11 24, 11:18

Postby Pembawa Pedang » 2008 11 30, 2:48

Human wrote:1. Muhamad ngeseks dengan budak Mariah itu halal.
2. Quran adalah penyempurnaan ajaran nabi sebelumnya dan berlaku hingga hari kiamat.


Pertanyaannya, apakah sunah Muhamad boleh diterapkan di zaman sekarang?

Ya...budak tetap halal selamanya..permasaalahannya adalah apakah status budak itu masih ada atau tidak dizaman ini...

Emang kalo budak halal kenapa?

Jaman sekarang juga banyak tawanan perang wanita diperkosa kok....diperlakukan lebih kejam dari perlakuan Islam terhadap budak.

Semasa perang vietnam..banyak gadis vietnam melahirkan anak bule..tanpa ketahuan siapa bapaknya....

PP
User avatar
Pembawa Pedang
Suka
Suka
 
Posts: 465
Joined: 2007 09 29, 2:02

Postby Pembawa Pedang » 2008 11 30, 2:55

Jadi keimananmu bergantung pada prilaku orang lain?

Orang lain siapa maksudnya

PP
User avatar
Pembawa Pedang
Suka
Suka
 
Posts: 465
Joined: 2007 09 29, 2:02

Postby Nurul » 2008 11 30, 4:44

Pembawa Pedang wrote:
Jadi keimananmu bergantung pada prilaku orang lain?

Orang lain siapa maksudnya

PP

Bule, cink!
User avatar
Nurul
Suka
Suka
 
Posts: 314
Joined: 2008 03 20, 9:44

Postby maafkan » 2008 11 30, 6:45

F-22 Tamu wrote:tafsir Qur'an dari ahli Islam ternama Wahidi tentang turunnya Sura At-Tahrim, ayat2 1-10.

Asbab Al-Nuzul by Al-Wahidi

(O Prophet! Why bannest thou that which Allah hath made lawful for thee…) [66:1].
(Wahai, Nabi! Mengapa kau mengharamkan hal yang dihalalkan Allah bagimu…) (Qur’an 66:1)

Muhammad ibn Mansur al-Tusi informed us> 'Ali ibn 'Umar ibn Mahdi> al-Husayn ibn Isma'il al-Mahamili> 'Abd Allah ibn Shabib> Ishaq ibn Muhammad> 'Abd Allah ibn 'Umar> Abu'l-Nadr, the client of 'Umar ibn 'Abd Allah> 'Ali ibn 'Abbas> Ibn 'Abbas>
Ini keterangan rantai penyampai cerita.

'Umar who said: “The Messenger of Allah, Allah bless him and give him peace, entered the house of Hafsah along with the mother of his son, Mariyah.
‘Umar berkata, “Rasul Allah, semoga Allah memberkati dan memberimu damai, masuk ke rumah Hafsah bersama Mariyah, ibu anak lakinya.

When Hafsah found him with her [in an intimate moment], she said: 'Why did you bring her in my house? You did this to me, to the exception of all your wives, only because I am too insignificant to you'.
Ketika Hafsah mendapatkan dia (Muhammad) bersama Mariyah [dalam keadaan lagi bersetubuh], Hafsah berkata: ‘Mengapa kau membawanya masuk ke dalam rumahku? Kau melakukan ini padaku, dan tidak pada istri2mu yang lain, hanya karena aku terlalu hina bagimu.’

He said to her: 'Do not mention this to 'A'ishah; she is forbidden for me [i.e. Mariyah] if I ever touch her'.
Muhammad berkata pada Hafsa: ‘Jangan bilang hal ini pada Aisyah; karena Aisyah melarangku menyentuh Mariyah.

Hafsah said: 'How could she be forbidden for you when she is your slave girl?
Hafsah berkata: ‘Bagaimana mungkin kau tidak boleh bersetubuh dengan Mariyah jika Mariyah adalah budak seks-mu?’

He swore to her that he will not touch her and then said: 'Do not mention this incident to anyone'.
Muhammad bersumpah pada Hafsa bahwa dia tidak akan ngeseks lagi dengan Mariyah, sambil berkata: ‘Jangan bilang hal ini pada syafa2, yah.’

But she went ahead and informed 'A'ishah.
Tapi Hafsa ternyata memberitahu hal ini pada Aisyah.

The Prophet, Allah bless him and give him peace, decided not to go to his wives for a month.
Sang Nabi, Alla memberkati dan memberinya damai, mengambil keputusan untuk mencuekkan istri2nya selama sebulan.

He stayed away from them twenty nine days when Allah, glorious and exalted is He, revealed (O Prophet! Why bannest thou that which Allah hath made lawful for thee, seeking to please thy wives?)”.
Dia menjauhkan diri dari istri2nya selama 29 hari sampai Allah, yang maha mulya, mewahyukan: “Wahai, sang Nabi! Mengapa kau mengharamkan hal yang Allah halalkan bagimu, untuk menyenangkan istri2mu?”
------------

Nah, sekarang versi kedua kisah turunnya Sura At-Tahrim, masih dari tafsir Wahidi:

Abu Ibrahim Isma'il ibn Ibrahim al-Wa'iz informed us> Bishr ibn Ahmad ibn Bishr> Ja'far ibn al-Hasan al-Firyabi> Minjab ibn al-Harith> 'Ali ibn Mushir> Hisham ibn 'Urwah> his father>
Ini rantai nama2 penyampai cerita.

'A'ishah who said: “The Messenger of Allah, Allah bless him and give him peace, used to like sweet and honey. It was also his habit to go to his wives after finishing the 'Asr prayer.
‘Aisyah berkata: “Rasul Allah, Allah memberkati dan memberimu damai, suka makan gula2 dan madu. Dia juga terbiasa memberikan gula2 dan madu pada istri2nya setelah sholat Asr.

In one occasion he went to Hafsah bint 'Umar and stayed with her more than he usually did. When I found out about this, I enquired about the reason and I was told that a woman from her clan gifted her with a pot of honey which she offered to the Prophet, Allah bless him and give him peace.
Di suat saat, Muhammad mengunjungi Hafsah bint 'Umar dan bersama dengannya lebih lama dari biasanya. Ketika aku (Aisyah) mengetahui hal ini, aku menanyakan alasannya dan aku diberitahu bahwa seorang wanita dari keluarga Hafsa memberinya sebuah tempayan penuhh madu yang lalu ditawarkan Hafsa pada sang Nabi, Allah memberkati dan memberinya damai.

I said to myself: by Allah I will spoil it for him.
Aku berkata padaku: demi Allah, aku akan mengacaukan hal ini baginya. Aisyah cemburu karena Muhammad menghabiskan banyak waktu dengan Hafsa.

I said to Sawdah bint Zam'ah: 'When he comes to your apartment and draws closer to you, say: O Messenger of Allah, did you eat Maghafir?' When he says: 'Hafsah fed me some honey', say: 'The bees which produced it must have eaten the 'Urfut'.
Aku berkata pada Sawdah bint Zam'ah: ‘Ketika Muhammad datang ke tempat tinggalmu dan dekat padamu, katakan ini padanya: ‘Rasul Allah, apakah kau makan Maghafir?’
Jika dia berkata: ‘Hafsah memberiku madu’, katakan padanya: ‘Tentunya lebah yang menghasilkan madu ini telah maka ‘Urfut.’


Kedua sumber cerita berasal dari buku2 Islam, tapi karena ada ayat2 keras ancaman2 cerai dan janji Allah bahwa Muhammad bakal dapat istri2 yang lebih taat, ancaman masuk neraka bagi istri2 yang tidak taat pada suaminya, pisah ranjang selama seminggu, ngeseks dengan budak si Mariyah di saat giliran ngeseks dengan Hafsa, maka yang lebih masuk akal tentunya adalah kisah yang pertama dibandingkan kisah yang kedua. Madu tidak akan mengakibatkan perceraian dan percekcokan sehebat itu. Tapi ngeseks dengan babu istri sampai hamil tentunya bisa mengakibatkan kemarahan istri2 dan percekcokan yang lebih hebat.


Sdr F-22,
Bukankah di Page satu sudah dijelaskan siapa Waqidi ?

baiklah ini aku postingkan ulang :
User avatar
maafkan
Setengah Maniak
Setengah Maniak
 
Posts: 1025
Joined: 2007 11 01, 4:50
Location: SEKOLAH RAKYAT

Postby baca_dulu » 2008 11 30, 7:29

terjemahan bila F22 Tamu gak ngerti bahasa inggris

al-Waqidi sering di kritik oleh para penulis Muslim, yang menyatakan bahwa ia (al-Waqidi) tak dapat di percaya.[1] Imam Shafi'i berkata,"buku-buku yang ditulis oleh al-Waqidi hanyalah tumpukan kebohongan".

ngerto ora son. :grin:
Surah Yaasiin 62
62. Sesungguhnya syaitan itu telah menyesatkan sebahagian besar diantaramu, Maka Apakah kamu tidak memikirkan ?.

Surah Yaasiin 69
69. dan Kami tidak mengajarkan syair kepadanya (Muhammad) dan bersyair itu tidaklah layak baginya. Al Quran itu tidak lain hanyalah pelajaran dan kitab yang memberi penerangan.
User avatar
baca_dulu
Setengah Maniak
Setengah Maniak
 
Posts: 1467
Joined: 2008 04 18, 4:46
Location: Palembang, Sumatra-Selatan

Postby Pembawa Pedang » 2008 12 01, 6:54

Nurul wrote:Bule, cink!

Maksud anda orang Islam harus ngikut bule gitu?

Amit amit deh ngikut bule..karena bule ngga basuh ber** dan jarang mandi pagi.. :lol:

PP
User avatar
Pembawa Pedang
Suka
Suka
 
Posts: 465
Joined: 2007 09 29, 2:02

Postby Nurul » 2008 12 01, 6:53

Pembawa Pedang wrote:
Nurul wrote:Bule, cink!

Maksud anda orang Islam harus ngikut bule gitu?

Amit amit deh ngikut bule..karena bule ngga basuh ber** dan jarang mandi pagi.. :lol:

PP

Tuan,

Tolong menengadah ke atas:

Pembawa Pedang wrote:Semasa perang vietnam..banyak gadis vietnam melahirkan anak bule..tanpa ketahuan siapa bapaknya....

PP


Pernyataan syafa ini? :lol:
User avatar
Nurul
Suka
Suka
 
Posts: 314
Joined: 2008 03 20, 9:44

Postby Pembawa Pedang » 2008 12 02, 8:12

Nurul wrote:Pernyataan syafa ini?

Fakta kok..banyak gadis vietnam diperkosa tentara amerika...

Tuan,

Tolong menengadah ke atas:

Lihat cecak maksudnya...
User avatar
Pembawa Pedang
Suka
Suka
 
Posts: 465
Joined: 2007 09 29, 2:02

Postby F-22 Tamu » 2008 12 02, 8:56

Sdr F-22,
Bukankah di Page satu sudah dijelaskan siapa Waqidi ?
baiklah ini aku postingkan ulang :

Atas dasar apa tulisan Wagidi diragukan? Kalo soal ragu-meragukan banyak koq muslim yg saling meragukan. Anda tahu banyak muslim yg meragukan sebagian dr hadits shahih bukhari? Banyak koq muslim yg mengatakan sebagian hadits bukhari itu dhoif.

Mbak maafkan, terus terang soal moral muhammad ini menjadi pertanyaan besar buat saya. Ambil contoh soal maria ini. Muhammad mempunyai bini banyak. Bahkan dlm hadits pun dikatakan kalo muhammad mempunyai kekuatan (libido) setara dg 30 laki2. Dan maria pun adalah seorang perempuan yg cantik jelita.

Mnrt anda, kenapa tidak mungkin muhammad menggauli maria krn alasan nafsu sex semata?
Yesus membangkitkan orang mati.
Muhammad mematikan orang hidup.
F-22 Tamu
Suka
Suka
 
Posts: 230
Joined: 2008 09 02, 8:59

Postby Pembawa Pedang » 2008 12 02, 11:16

F22 wrote:Muhammad mempunyai bini banyak. Bahkan dlm hadits pun dikatakan kalo muhammad mempunyai kekuatan (libido) setara dg 30 laki2.

Meski Muhammad punya banyak isteri tapi tak sebanyak isteri solomo lah....napa kisah solomo ngga elo jadiin komik? Bahkan dlm hadist solomo ( sulaiman ) pernah menyetubuhi 70 isterinya dlm 1 malam...

Yg beginian ngga elo liat....emang elo sirik dgn Muhammad dah...ngaku aje bos!

PP
User avatar
Pembawa Pedang
Suka
Suka
 
Posts: 465
Joined: 2007 09 29, 2:02

Postby F-22 Tamu » 2008 12 02, 12:13

Pembawa Pedang wrote:
F22 wrote:Muhammad mempunyai bini banyak. Bahkan dlm hadits pun dikatakan kalo muhammad mempunyai kekuatan (libido) setara dg 30 laki2.

Meski Muhammad punya banyak isteri tapi tak sebanyak isteri solomo lah....napa kisah solomo ngga elo jadiin komik? Bahkan dlm hadist solomo ( sulaiman ) pernah menyetubuhi 70 isterinya dlm 1 malam...
Yg beginian ngga elo liat....emang elo sirik dgn Muhammad dah...ngaku aje bos!
PP

Pertamax, salomo bukan solomo, bukan pula salome.

Cape de ngejawab muslim2. Salomo itu bukan manusia berakhlak paling mulia & teladan sepanjang jaman. Sedangkan muhammad mnrt muslim adalah manusia berakhlak paling mulia & teladan sepanjang jaman buat muslim.
Yesus membangkitkan orang mati.
Muhammad mematikan orang hidup.
F-22 Tamu
Suka
Suka
 
Posts: 230
Joined: 2008 09 02, 8:59

PreviousNext

Return to Muhammad

Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 0 guests




eXTReMe Tracker