@Agnostic1986
anda si wira ya?
hehe.. sudah lama tdk lihat kritikan tajam itu lagi di forum ini.
Moderator: Forum Control


luv_nice wrote:
1.Para gembala mengaku melihat malaikat yg membawa suatu berita.
Kesaksian para gembala itu sah, krn terdiri dr beberapa saksi.
Pembuktiannya: kita lihat benarkah isi beritanya? Apakah para gembala benar2 melihat bukti dr kata2 malaikat itu?
Alkitab menyatakan: BENAR begitu adanya.
Masih saya tunggu: mana ada kesaksian manusia bertemu dewa?
2.Yesus mampu membuktikan kok.
3.Saat itu ada kok yg percaya pada keillahian Yesus. Bahkan hingga hari ini, dan selamanya.
4.Justru mereka menolak krn cuma bermodal logika. Pembuktian Yesus memang melampaui logika. Maka manusia2 yg cuma mengandalkan logika pasti menolaknya. Contoh paling aktual, sampeyan sendiri.
5.Apakah ini pengakuan sampeyan bahwa sebelumnya sampeyan telah terlalu lajak menilai sesuatu yg sampeyan sendiri tidak tahu???



Agnostic1986 wrote:1. Di sini yg jadi objeknya malaikat kenapa yg anda hadirkan injil. Seharusnya yg anda hadirkan si malaikat agar itu bukan klaim omong kosong.
Saya bilang kesaksian gak harus melihat malaikat, melihat dewa dll.
2. Faktanya dia tidak mampu dan di tolak.
3. Mungkin ada. Wajar saja berhala, petir, gunung juga di sembah sebagai Tuhan. Kecuali kalangan kritis kaum yahudi. Dan merekalah yg menolak yesus.
4. Subjektif sekali. Kalau gitu islam, hindu, budha dan ajaran2 lain2. Juga benar. Karena pembuktian agama mereka juga di atas logika. Jangan egois. Berhenti merecokin agama orang lain dengan logika anda.
5. Dari awal saya minta kriteria Tuhan menurut anda. Malah anda muter2 gak jelas. Bukannya di jawab malah ngelantur kemana-mana.

luv_nice wrote:1.Objeknya adalah peristiwa gembala2 bertemu malaikat. Peristiwa itu teruji oleh kesaksian lebih dr satu orang dan teruji oleh kebenaran peristiwa lainnya.
Menghadirkan malaikat jelas tidak mungkin krn manusia tidak mungkin mengulang keajaiban dr Tuhan.
Pakai contoh kehidupan sehari2 saja deh.
Kalau saya dan beberapa orang bersaksi bahwa si A pernah bertemu si B, apakah saya wajib menghadirkan si B?
Buat saya, kesaksian saya cukup.
2.Dia mampu membuktikan
3.Kekritisan punya pembatas yg sangat tipis dgn kesoktahuan.
Kesoktahuan identik dgn ketidaktahuan.
Itulah profil mereka.
4.Pembuktian Yesus riil, meski di luar logika.
Mana ada agama lain seperti itu?
5.Dari awal sampeyan yg sok tahu bicara ttg kriteria Tuhan.
Buktikan dulu.

Agnostic1986 wrote:
1. Hey mas tanya manusia dari ujung kutub utara sampai kutub selatan. Kalau objektif dalam kasus ini itu apa? Tentu malaikat. Anda menghakimi kesaksian 1 orang itu klaim padahal kesaksian 100 orang juga klaim kalau yg jadi objeknya itu gak jelas. Ada banyak yg mengaku melihat alien, pocong, kuntilanak, genderuwo. Tapi semua itu hanya klaim karena objeknya tidak dapat di buktikan keberadaannya. Dalam hal ini sama juga. Malaikat tidak bisa di buktikan exist. Berbeda dengan manusia yg memang jelas2 exist. Mengerti tidak? Kalau gak mengerti juga balik tamatin sekolah dasar dulu aja.
2. Iya mas. Mampu membuktikan kebohongannya.
3. Yg pasti orang ngaku2 Tuhan dan gak terbukti wajib di hukum seberat2nya.
4. Iya sangat nyata. Dia telah membuktikan kalau orang mengaku-ngaku Tuhan apa lagi tanpa kekuasaan dan tidak bisa membuktikan itu pasti di hukum dan di caci. Peristiwa itu sungguh membuka mata semua orang untuk jangan mencoba mengaku-ngaku Tuhan atau bakal mati konyol seperti dia.
5. Dan lucunya udah berapa kali reply anda yg membabi buta membela Tuhan anda. Belum juga berani memberi tahukan kriteria Tuhan menurut anda.

luv_nice wrote:
1.Existensi malaikat memang bukan makhluk fisik. Tapi bahwa eksistensinya benar dibuktikan oleh adanya beberapa saksi mata dan kebenaran berita yg dibawanya. Berita yg bisa dibuktikan eksistensinya.
2.Setidaknya sampeyan sudah mengakui bahwa Yesus memang benar2 mati.
Sampeyan juga mengakui bahwa Yesus benar2 telah menyatakan ketuhananNya.
Sedangkan bukti2 yg Yesus tunjukkan sebetulnya lebih dr cukup. Orang2 masa itu ada yg percaya kepadaNya, ada yg menuduhnya penghujat, ada yg menuduhNya penyihir. Artinya memang bisa muncul beragam respon, tapi justru krn adanya respon itu berarti perbuatan2 Yesus itu benar2 nyata pernah terjadi.
3.Saya masih menunggu pertanggungjawaban sampeyan sbg pihak yg pertama kali menyatakan soal kristeria ketuhanan untuk menunjukkan seberapa jauh sampeyan tahu ttg kriteria itu.
Jika memang sampeyan tidak tahu, bilang saja, barulah nanti saya beritahu.

Users browsing this forum: Robert and 0 guests